Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:50 - Sesuai Dana Perimbangan ya...
16:04 - Anggota DPRD Bengkalis Pen...
16:39 - Vaksinasi Massal, Distan B...
15:15 - Kejurnas di Yogyakarta, Pe...
14:47 - Jalan Menuju Sekolah Rusak...
15:20 - Sukseskan MTQ ke-43 Tingka...
17:16 - Ingat! Tidak Semua Persali...
16:47 - Bengkalis Tak Bisa Lagi Di...
16:52 - 1.401 Personel akan Amanka...
16:53 - Warga Ramai-ramai Mancing ...
15:37 - Bengkalis Terpilih Jadi Pu...
18:27 - Apel Peringatan Harhubnas,...
17:56 - Dari 4 Daerah Perbatasan, ...
16:42 - Jalan Poros Ketamputih Sun...
21:55 - Bocor, Pipa Gas Chevron di...
19:36 - Pemkab dan DPRD Bahas APBD...
18:33 - Lulusan AKN Bengkalis Dica...
16:02 - Dikukuhkan DPD Katalia Pro...
16:54 - Bupati Perpanjang SP Pejab...
16:18 - MTQ ke-43 Tingkat Kabupate...
 
Sidang Dugaan Politik Uang, Kesaksian Panwas dan PPL Tidak Sinkron
Selasa, 05/06/2018 - 23:09:11 WIB
Sidang perkara dugaan politik uang di Pengadilan Negeri Bengkalis
Sidang perkara dugaan politik uang di Pengadilan Negeri Bengkalis
TERKAIT:

BENGKALIS- Sidang dugaan tindak pidana politik uang Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (05/06/2018). Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekitar belasan orang tersebut membuktikan ketidak selarasan antara saksi Panwas kecamatan dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL)

Majelis hakim dipimpin Dr. Sutarno, didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, dan Mohd. Rizky sidang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, juga tampak hadir jajaran kader Partai Demokrat (PD) Bengkalis, sedangkan JPU Kejari Bengkalis, Iwan Roy Charles dan rekan, kemudian kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH).

Dari sebelas saksi ini, yang dihadirkan adalah Panwas Kecamatan Rupat Bidang Penindakan, Damhudi. Dalam kesaksiannya, Damhudi menyebutkan, bahwa dalam masa reses dilakukan pembagian kepada masyarakat berupa baju berlogo salah satu pasangan calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur dan berisi amplop di dalamnya uang pecahan Rp50 ribu, pada Jum'at (13/4/18) lalu merupakan temuan dugaan politik uang.

Pembagian dilakukan diakhir masa reses terdakwa Nur Azmi dan melihat terdakwa Adi Purnawan membagikan baju. From laporan yang sudah diisi diserahkan ke kabupaten.

"Ketika reses tidak ada yang memakai baju yang dibagikan itu. Antara reses dan kampanye tidak terlihat membagikan uang," ujarnya.

Kemudian kesaksian Tarmizi, salah seorang PPL desa, menyebutkan ada acara reses dan kampanye pada Jum'at (13/04/2018) lalu, mengakhiri reses sebelum kampanye ada membagi-bagikan baju ternyata di dalamnya ada amplop berisi uang oleh terdakwa Adi Purnawan.

Mukhtarom, PPL lainnya yang memberikan kesaksian mengatakan, baju berisi amplop dibagikan pada masa reses bukan kampanye. Sebelum membagi-bagikan baju terdakwa Nur Azmi juga sempat berusaha meminta izin kepada Panwascam Rupat, Damhudi pada akhir masa reses.

Pada saat kampanye juga tidak melihat ada pembagian kembali baju berisi uang itu.

"Saya pastikan bahwa pak Nur Azmi bukan sebagai Jurkam Pilgubri. Dan tidak pernah menyampaikan visi misi pasangan calon hanya pada awal kampanye memperkenalkan Paslon Cagubri. Saya mengetahui baju berisi amplop setelah acara selesai di salah satu rumah saksi warga," katanya.

Kemudian JPU juga menghadirkan 5 orang warga kampung dan tidak saling kenal. Kesaksian mereka mengaku bahwa menerima baju beramplop berisi uang itu diterima saat akhir reses. 

Kehadiran saksi warga kedatangan ke lokasi untuk memenuhi undangan reses bersama Nur Azmi, Anggota DPRD Bengkalis 2015-2019 dan silaturrahmi Cagubri.

Saksi juga menyebutkan bahwa pembagian baju di dalamnya berisi amplop juga dibagikan pada saat reses terdakwa dibagi oleh Adi Purnawan.

"Dapat baju dan amplop tidak mempengaruhi pemilihan pada Pilgubri nanti pak, saya hadir karena reses," ungkapnya.

Sidang secara marthon berkahir pada pukul  21.00 wib dan akan dilanjutkan besok, Rabu (06/06/2018) dengan agenda menghadirkan saksi ahli dari Penasehat hukum (PH).

Penulis : Alfisnardo

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Penisnya Terpotong, Bocah 5 Tahun Dapat Kompensasi Rp 462 Miliar
  • Polytron Meluncurkan Lemari Es Side by Side New Belleza Inverter & Showcase Allure
  • Melepas Purna Tugas Gubernur Riau Bpk H Arsyadjuliandi Rachman
  • Miris, ASN di Kota Probolinggo Ini Cabuli Anak Tirinya Sejak SD
  • 66 Orang yang Terjaring Diizinkan Pulang, Berulah Lagi Dikirim ke Shelter Dinsos
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved